Category Archives: Uncategorized

Jasa Pengadaan Barang Balikpapan

Butuh Jasa Pengadaan barang di Kalimantan 

hub  Silvia  085347047476 

Balikpapan

Iklan

Poker menggunakan Uang Asli (Dijamin 100% bukan penipuan)

Bagi pecinta game poker online sekarang telah dibuka tempat bermain poker online dengan uang asli yang baru dengan nama ELANG POKER.

Selamat bergabung dengan ELANG POKER, minimal deposit 25rb support Bank BCA, Mandiri, BNI. Poker Online terpercaya.

Dijamin asik main disini,bisa menang 100ribu sehari dah lumayan kan,apalagi ditariknya pakai uang asli

daripada penasaran nieh aku kasih referalnya dan skalian daftar yaa 

untuk yang ingin mencoba bermain poker di elang poker, silahkan klik link dibawah ini 

http://referral.elangpoker.net/ref.php?ref=VIA1234

 

 

Peluang Meraup Untung dari Baju Import hingga 100%

Berkembangnya gaya fashion di negara kita, memang tidak dapat dihindari lagi. Dari model terkenal, artis ibukota hingga pejabat serta kaum jelata pun masih menjadikan fashion sebagai salah satu hal penting dalam kehidupannya. Mulai dari produk fashion yang memiliki brand besar dengan harga fantastis, produk brand cina atau produk lokal yang murah, hingga produk barang bekas import pun  mampu menjadi peluang besar di dunia bisnis fashion.

Masuknya sandang sebagai salah satu kebutuhan pokok manusia, tak lepas pula dengan perkembangan fashion yang ada. Bermula dari kebutuhan saja, kini kebutuhan fashion telah beralih fungsi sebagai keinginan manusia. Jadi saat ini banyak orang membeli baju atau pakaian juga dipengaruhi rasa inginnya yang sering muncul seiring dengan perubahan musim model yang ada. Hal ini pula yang menjadi dasar pertimbangan awal para pelaku bisnis pakaian import, untuk membuka usaha tersebut.

Konsumen
Tidak semua orang mampu untuk membeli baju atau pakaian yang memiliki brand terkenal dengan harga mahal. Usaha baju import menjadi salah satu solusi bagi semua orang yang ingin tetap fashionable dengan barang bekas import yang rata – rata dijual dengan harga yang relatif murah. Rata – rata peminat baju import adalah para remaja yang senang berburu produk brand luar negeri dengan harga murah. Selain itu banyak konsumen dari kalangan menengah kebawah yang mencari busana yang lebih murah dari harga yang ada di toko baju baru.

Produk baju import memang identik dengan image baju bekas, tapi jangan beranggapan buruk dulu. Karena baju bekas import yang biasa diperjual – belikan tersebut kualitasnya juga masih bagus dan layak pakai. Maka tak heran jika terkadang banyak konsumen yang sengaja hunting di toko baju import yang biasa juga disebut toko awul – awul ini.

Bagi yang tertarik untuk usaha Bisnis Baju Bekas,

HUB : SILVIA  (081311347130)

Paket : Campuran Baju Anak-anak @ 5rb/pcs(bisa di jual kembali @10rb/pcs)

Campuran Rok Jeans anak @ 13,500/pcs (bisa dijual kembali@20rb?pcs)

Paket : Campuran Celana Jeans Pendek wanita dan pria @ 25rb/pcs (bisa dijual kembali @40-50rb

Paket ; Campuran Kaos Laki Laki@7500

Paket : Campuran Kaos Wanita@ 7500

Paket  ; Campuran baju anak,celana jeans wanita dan pria,kemeja pria dan wanita,kaos pria dan wanita

@ 1 jt 400 rb (100 pcs)

Paket : Campur Campur @ 750.000,- (80pcs)

Sejarah Uang Di Indonesia

Masa Awal Kemerdekaan

Keadaan ekonomi di Indonesia pada awal kemerdekaan ditandai dengan hiperinflasi akibat peredaran beberapa mata uang yang tidak terkendali, sementara Pemerintah RI belum memiliki mata uang. Ada tiga mata uang yang dinyatakan berlaku oleh pemerintah RI pada tanggal 1 Oktober 1945, yaitu mata uang Jepang, mata uang Hindia Belanda, dan mata uang De Javasche Bank.

Diantara ketiga mata uang tersebut yang nilai tukarnya mengalami penurunan tajam adalah mata uang Jepang. Peredarannya mencapai empat milyar sehingga mata uang Jepang tersebut menjadi sumber hiperinflasi. Lapisan masyarakat yang paling menderita adalah petani, karena merekalah yang paling banyak menyimpan mata uang Jepang.

Kekacauan ekonomi akibat hiperinflasi diperparah oleh kebijakan Panglima AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies) Letjen Sir Montagu Stopford yang pada 6 Maret 1946 mengumumkan pemberlakuan mata uang NICA di seluruh wilayah Indonesia yang telah diduduki oleh pasukan AFNEI. Kebijakan ini diprotes keras oleh pemerintah RI, karena melanggar persetujuan bahwa masing-masing pihak tidak boleh mengeluarkan mata uang baru selama belum adanya penyelesaian politik. Namun protes keras ini diabaikan oleh AFNEI. Mata uang NICA digunakan AFNEI untuk membiayai operasi-operasi militernya di Indonesia dan sekaligus mengacaukan perekonomian nasional, sehingga akan muncul krisis kepercayaan rakyat terhadap kemampuan pemerintah RI dalam mengatasi persoalan ekonomi nasional.

Karena protesnya tidak ditanggapi, maka pemerintah RI mengeluarkan kebijakan yang melarang seluruh rakyat Indonesia menggunakan mata uang NICA sebagai alat tukar. Langkah ini sangat penting karena peredaran mata uang NICA berada di luar kendali pemerintah RI, sehingga menyulitkan perbaikan ekonomi nasional.

Oleh karena AFNEI tidak mencabut pemberlakuan mata uang NICA, maka pada tanggal 26 Oktober 1946 pemerintah RI memberlakukan mata uang baru ORI (Oeang Republik Indonesia) sebagai alat tukar yang sah di seluruh wilayah RI. Sejak saat itu mata uang Jepang, mata uang Hindia Belanda dan mata uang De Javasche Bank dinyatakan tidak berlaku lagi. Dengan demikian hanya ada dua mata uang yang berlaku yaitu ORI dan NICA. Masing-masing mata uang hanya diakui oleh yang mengeluarkannya. Jadi ORI hanya diakui oleh pemerintah RI dan mata uang NICA hanya diakui oleh AFNEI. Rakyat ternyata lebih banyak memberikan dukungan kepada ORI. Hal ini mempunyai dampak politik bahwa rakyat lebih berpihak kepada pemerintah RI dari pada pemerintah sementara NICA yang hanya didukung AFNEI.

Untuk mengatur nilai tukar ORI dengan valuta asing yang ada di Indonesia, pemerintah RI pada tanggal 1 November 1946 mengubah Yayasan Pusat Bank pimpinan Margono Djojohadikusumo menjadi Bank Negara Indonesia (BNI). Beberapa bulan sebelumnya pemerintah juga telah mengubah bank pemerintah pendudukan Jepang Shomin Ginko menjadi Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Tyokin Kyoku menjadi Kantor Tabungan Pos (KTP) yang berubah nama pada Juni 1949 menjadi Bank tabungan Pos dan akhirnya di tahun 1950 menjadi Bank Tabungan Negara (BTN). Semua bank ini berfungsi sebagai bank umum yang dijalankan oleh pemerintah RI. Fungsi utamanya adalah menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat serta pemberi jasa di dalam lalu lintas pembayaran.

.
Terbentuknya Bank Indonesia

Jauh sebelum kedatangan bangsa barat, nusantara telah menjadi pusat perdagangan internasional. Sementara di daratan Eropa muncul lembaga perbankan sederhana, seperti Bank van Leening di negeri Belanda. Sistem perbankan ini kemudian dibawa oleh bangsa barat yang mengekspansi nusantara pada waktu yang sama. VOC di Jawa pada 1746 mendirikan De Bank van Leening yang kemudian menjadi De Bank Courant en Bank van Leening pada 1752. Bank itu adalah bank pertama yang lahir di nusantara, cikal bakal dari dunia perbankan pada masa selanjutnya. Pada 24 Januari 1828, pemerintah Hindia Belanda mendirikan bank sirkulasi dengan nama De Javasche Bank (DJB). Selama berpuluh-puluh tahun bank tersebut beroperasi dan berkembang berdasarkan suatu oktroi dari penguasa Kerajaan Belanda, hingga akhirnya diundangkan DJB Wet 1922.

Masa pendudukan Jepang telah menghentikan kegiatan DJB dan perbankan Hindia Belanda untuk sementara waktu. Kemudian masa revolusi tiba, Hindia Belanda mengalami dualisme kekuasaan, antara Republik Indonesia (RI) dan Nederlandsche Indische Civil Administrative (NICA). Perbankan pun terbagi dua, DJB dan bank-bank Belanda di wilayah NICA sedangkan “Jajasan Poesat Bank Indonesia” dan Bank Negara Indonesia di wilayah RI. Konferensi Meja Bundar (KMB) 1949 mengakhiri konflik Indonesia dan Belanda, ditetapkan kemudian DJB sebagai bank sentral bagi Republik Indonesia Serikat (RIS). Status ini terus bertahan hingga masa kembalinya RI dalam negara kesatuan. Berikutnya sebagai bangsa dan negara yang berdaulat, RI menasionalisasi bank sentralnya. Maka sejak 1 Juli 1953 berubahlah DJB menjadi Bank Indonesia, bank sentral bagi Republik Indonesia. by : Lhing

‘sepatu roda’

ada 3 orang laki-laki yang sedang mengantri di pintu
surga. seorang malaikat menanyai mereka satu persatu.
malaikat itu bertanya kepada laki-laki I,” berapa kali kamu
menyeleweng dalam setahun?” laki-laki itu menjawab,” 12
kali.” malaikat itu memberinya sebuah sepeda motor.
malaikat itu menanyai laki-laki II pertanyaan yang sama.
laki-laki itu menjawab,” 6 kali.” lalu malaikat itu
memberinya sebuah suzuki carry.
malaikat itu juga menanyai laki-laki III dengan pertanyaan
yang sama. laki-laki itu menjawab,” tidak pernah.”
malaikat itu pun memberinya sebuah sedan BMW. ketika
laki-laki III itu sedang berjalan-jalan dengan mobil barunya,
tak disangka-sangka ia bertemu dengan istrinya yang
sedang berjalan-jalan menggunakan sepatu roda…

Pos Gambar

Promo Speedy

Bagi yang berminat pasang internet Speedy

hub.silvia 081317248583

khusus JABODETABEK

Aksi Jual Dollar Makin Kencang Sejalan Dengan Pelambatan Ekonomi AS

Ak

I love U full

I love U full

IBU KOTA TERTINGGI

LA PAZ,BOLIVIA
La Paz adalah ibu kota pemerintahan Bolivia, sekaligus ibu kota departamento La Paz. Ia terletak pada ketinggian 3.600 meter di atas permukaan laut dan merupakan ibu kota tertinggi di dunia.
Didirkan pada 1548 oleh Alonso de Mendoza di tempat pemukiman orang Amerika Asli bernama Chuquiago, nama lengkap aslinya adalah Nuestra Señora de La Paz (berarti Bunda Maria Kedamaian). Pada 1825, setelah para pendukung revolusi mengalahkan pasukan Spanyol di Ayacucho, namanya lengkapnya berganti menjadi La Paz de Ayacucho (berarti Kedamaian Ayacucho).
Pada 1898, La Paz menjadi kursi pemerintahan negara de facto, sedangkan Sucre tetap menjadi ibu kota resmi.
Hingga sensus 2001, kota La Paz mempunyai populasi sekitar 1 juta.