ROSELLA BANYAK DICARI

Teh merah rosella banyak di cari
Dulu tanaman ini hanyalah tanaman perdu yang dianggap gulma. Sekarang tanaman ini mulai dibudidayakan karena ternyata kelopak bunganya mempunyai banyak manfaat untuk mencegah penyakit, diantaranya mengendalikan tekanan darah, memperlancar peredaran darah , memperlancar buang air besar bahkan kabarnya bisa mencegah penyakit kangker dan radang.

Rosella atau Roselle (Hisbiscus sabdariffa L.) merupakan tanaman perdu dengan tinggi antara 2 – 5 m. Ada dikenal bermacam-macam rosella, yang membedakan adalah warna kelopak bunga dan bentuk daunnya. Ada rosella hijau dengan warna kelopak bunga hijau, rosella merah dengan warna kelopak bunga merah, dan rosella ungu dengan warna kelopak bunga merah tapi bentuk daunnya bulat.

Rosella dikembangbiakkan dengan biji. Bisa ditanam di semua jenis tanah tapi lebih cocok di ketinggian menengah ke bawah (dibawah 800 m dpl), diatas ketinggian tersebut umur lebih panjang. Rosella sangat cocok ditanam di lahan-lahan yang kurang dimanfaatkan seperti pekarangan dan tegalan yang penting ada air untuk menyiram terutama saat musim kemarau.

Bercocok tanam rosella dimulai dari menyemai biji dengan wadah atau dengan polybag. Setelah tinggi tanaman kira-kira 10 cm atau berumur 1 bulan bisa pindah tanam atapun bisa juga ditanam langsung yaitu dengan memasukkan biji rosella langsung ke lubang tanam. Rosella kebanyakan dibudidayakan secara organik karena hasilnya digunakan untuk obat. Pupuk kimia dan pestisida tidak digunakan dalam budidaya tanaman ini. Pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang atau kompos.

Tanah tidak memerlukan pengolahan khusus. Bisa dibentuk bedengan ataupun diolah biasa seperti untuk menanam jagung. Pupuk kandang ditaburkan setelah pengolahan tanah. Kemudian dibuat lubang tanam yaitu 50 x 60 cm. Pendangiran dilakukan sesuai kebutuhan biasanya hanya dilakukan satu kali setelah tamanan berumur 1 bulan. Setelah pendangiran diberikan lagi pupuk kompos atau bokhasi sebagai pupuk susulan.

Rosella mulai berbunga pada umur 2 – 3 bulan, dan dapat dipanen setelah berumur 5 – 6 bulan. Tanaman rosella yang dipanen adalah bunganya. Panen rosella dilakukan bertahap dimulai dari bunga yang tua. Panen dihentikan setelah kualitas bunga menurun atau tanaman mulai rusak. Setelah bunga dipetik kemudian dikeluarkan bijinya, setelah itu dijemur dibawah sinar matahari. Satu batang rosella bisa menghasilkan 2 – 3 kg bunga rosella basah, dalam 100 kg bunga rosella basah bisa menghasilkan 5 – 6 kg rosella kering. Harga rosella merah kering rata-rata Rp. 60.000,- di petani.

Bunga rosella merah bisa dijadikan berbagai olahan. Bunga rosella segar bisa dibuat sirup atau manisan, Tapi kebanyakan bunga rosella kering ini dibuat teh. Untuk khasiat dari bunga rosella merah ini katanya sangat banyak silahkan cari di web atau blog tetangga.

apabila anda berminat membeli dgn harga grosir silahkan hubungi 082122381982 (silvia)

Tentang silvia

(^__^) .. baik,smart,bisa menjadi teman sejati ...

Posted on 07/09/2011, in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan sebuah Komentar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.